MAKASSAR — Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Muhammad Zia ul Haq, S.Pd., M.TI., mengukir prestasi internasional. Pendiri sekaligus pengembang utama EZi Edutech Dev. tersebut resmi diterima masuk dalam program NVIDIA Inception, sebuah akselerator global milik raksasa teknologi NVIDIA yang dirancang untuk mendukung startup berbasis kecerdasan buatan (AI) dan komputasi tingkat tinggi.
Aplikasi buatan Zia terpilih setelah melewati serangkaian evaluasi ketat terkait inovasi teknologi dan potensi dampaknya di sektor pendidikan. Melalui integrasi ini, EZi Edutech berhak mendapatkan akses ke ekosistem teknologi NVIDIA, termasuk lisensi perangkat lunak canggih, pelatihan khusus di NVIDIA Deep Learning Institute, hingga dukungan perangkat keras terdepan untuk pengembangan AI.
Zia mengungkapkan bahwa pencapaian ini menjadi batu loncatan penting dalam menghadirkan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang adaptif bagi pendidik dan peserta didik. “Bergabung dengan NVIDIA Inception memberi kami akses langsung ke sumber daya komputasi kelas dunia, yang akan sangat mempercepat pengembangan model AI di platform EZi Edutech,” ujar akademisi sekaligus developer tersebut.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh Makassar, Ariana, S.Pd., M.Pd. Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi civitas akademika dan bukti nyata komitmen prodi dalam mendorong integrasi teknologi modern di dunia pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas pencapaian Pak Zia. Keberhasilan EZi Edutech menembus ekosistem AI global bersama NVIDIA tidak hanya mengangkat nama lembaga, tetapi juga membuktikan bahwa akademisi kita mampu berinovasi dan bersaing di tingkat dunia,” kata Ariana. Ia berharap inovasi ini dapat terus memberikan dampak positif bagi transformasi pembelajaran digital di tanah air.
Melalui kemitraan ini, EZi Edutech Dev. menargetkan pengembangan fitur-fitur baru yang lebih personal dan responsif guna menjawab tantangan otomatisasi serta integrasi teknologi dalam kurikulum modern.





